Si Pelupa mulai kehausan


Bahkan yang kehilangan cintanya,

Seperti gelas yang kehilangan es teh,


Ohh inilah si pelupa,

Mana bisa haus hilang dengan gelas kosong yang ia bawa?


Ini salah siapa,

Gelasnya kosong, teh benar-benar tak ada didalamnya,


Kebaikan yaitu pemberianmu,

Es teh dingin, dari sebalik tas kresek milikmu..


Dimana harapan berada ketika engkau melihat teman,

Ketika ia hadir, ingatan menjadi kediamamu,

Tangan siapa? wadah milik siapa ?

Tetesan yang tak pernah terhenti, 

Dari Ia sang pemberi,

Namun gelas kecil ini berkata 'cukup!'

Terimakasih..


Oh tapi inilah si pelupa..

Mana bisa haus hilang jika tak kuminum air didalam tuangan,

Maka, minumlah diam akan menjadi basi,

Minumlah, kesegaran ada didalam setiap tegukan, 

'dan ingatlah bagaimana cara manusia minum'

Bagilah dengan hati yang haus itu,


Yogyakarta, 17 Nov 22