Permisi Pelangi
Bersyukur mendapat kesempatan melihat pelangi,
Karena ia tidak muncul setiap hari,
Ketika ia luangkan waktu maka itulah saat untuk menjumpaimu.
Akan tetapi,
Jika boleh,
Kusandingkan dirimu dengan pelangi,
Tambah senang ketika engkau mengijinkanku memandang.
Ohh, tuhan
Inilah ciptaan-Mu,
Jadi ini ciptaan-Mu.
Pelangi ada didalam matamu,
Pelangi itu ada didalam hatimu,
Sungguhkah,
Lihat! lengkung warna-warni dikelilingi senyum,
Berpindah dari hati-kehati,
Karena engkau senang berbagi.
Cobalah mendongak keatas,
Langit dan awan bagai tangan lembut yang membelai alam,
Dan pantaskah aku masih bertanya seperti apakah gambaran surga?
Tanganmu seringkali membentang menawari bantuan kepada teman,
Aku doakan bersama angin sembari menunggu berlalunya hujan,
Maka, sebuah proses keajaiban pun terjadi,
Hujan mengusap tangan-wajah-rambut hitam diatas kepala,
Sedangkan keyakinan akan luntur ketika kita mulai lupa,
Bagaimana bila semi dedaunan selalu mengingatkanku.
01-01-23

0 Comments
Posting Komentar