Penjelasan yang berusaha saya tulis dibawah kuranglebihnya bersumber dari buku filsafat pendidikan - Imam Barnadi hal;7 yang sampul bukunya warna oranye👇, (btw ini buku perpus FIP UNY )
Beliau menjelaskan mengenai jenis pengetahuan berdasarkan sumber-sumbernya terbagi menjadi 2 yaitu wahyu yang berasal dari tuhan dan pengalaman yang terkendali.
1. Pertama, pengetahuan bersumber pada wahyu yang berasal dari Tuhan.
Karena manusia sebagai penganut agama, idealnya semakin banyak pengetahuan agama yang ia pelajari, iman dan ketaqwaan akan semakin tebal. Maka seorang guru atau pendidik disini, selain berusaha mentransfer pengetahuan juga berusaha meningkatkan iman dan ketaqwaan. Materi yg diajarkan diusahakan selalu menarik sehingga harapannya dapat memperkuat keinginan untuk memperoleh pahala dari tuhan (sebagai orientasi utama). Dengan demikian dalam mengajarkan pengetahuan agama perlu menghindari munculnya keragu-raguan pada peserta didik. Peserta didik yang mengikuti kegiatan pembelajaran atau yang mengikuti proses transfer pengetahuan mestinya mereka bertambah yakin, sehingga keyakinannya dapat menjadikan perjalanan hidupnya lebih lancar tanpa tersendat keragu-raguan.
2. Terakhir yaitu, pengetahuan bersumber pada pengalaman yang terkendali.
Seperti ilmu pengetahuan alam dan pengetahuan dalam bidang teknologi, maka kata beliau harus disampaikan secara mantap, dikarenakan pengetahuan ini dihimpun berdasar pengamatan atau observasi yang teratur. Pengamat atau observer akan berusaha menemukan gejala atau data, hingga ia bertanya-tanya dan berusaha menguji, apakah gejala/data itu yang benar-benar ia cari?, dan pada akhirnya ia akan sampai pada simpulan yaitu sesuai atau tidaknya pengetahuan tersebut. Kata beliau jenis pengetahuan yang diajarkan guru bersumber pada pengalaman yang terkendali. Itu berarti seorang guru sebelum mereka mengajar juga melakukan penelitian dan menemukan kesimpulan.
Bagaimana dan apa yang harus dikembangkan pada diri peserta didik?
Untuk menjawabnya saya rasa sangat perlu terlebih dulu memahami jenis pengetahuan. Dan itulah bagian dari salah satu cabang filsafat, epistemologi.

0 Comments
Posting Komentar