Aku pernah mendengar salah satu pepatah yang mengatakan: "Ambilah hikmah meskipun keluar dari pantat ayam"

Apa maksudnya? apa yang melintas dipikiranmu ketika mendengar orang mengatakan pantat ayam, mungkin pantat ayam adalah sesuatu yang kotor, bau, rendahan, atau sesuatu yang buruk, itulah yang sering keluar dipikiran. Kenapa langsung kotor? apakah karena artian umumnya memang begitu, apakah karena ketika itu pikiran kita langsung mengarah ke hal-hal negatif. Hal negatif tersebut mungkin berkaitan dengan pengalaman buruk yang pernah dialami pada masa lampau, pengetahuan yang pernah didapat, baik dari orang lain atau pengalaman yang dialami sendiri. Misalnya kamu dulu pernah mencium bau tak sedap atau menginjak tai ayam yang kemudian mengotori lantai rumah, itulah yang mengarahkan pikiran kita.

Memang benar pantat ayam adalah tempat kotoran ayam keluar. Tapi dibagian lain pantat ayam juga menjadi tempat keluarnya sebutir telur dari dalam perut ayam. Dan dari telur itu munculah bermacam kebahagiaan. Tentang seorang keluarga yang mencukupi kehidupannya dengan usaha telur, tentang tukang roti yang tetap dapat memenuhi pesanan pelanggannya, bahkan tentang seorang anak yang dibawakan bekal telur ayam oleh ibunya sehingga ia tak kelaparan, dan masih banyak lainnya.

Bagi sebagian orang, ketika melihat atau mendengar pantat ayam pada umumnya pikiran mereka akan terarah pada sesuatu yang kotor/ jorok. Kenapa? karena mereka hanya melihat keburukan-kuburukan, kejelekan-kejelekannya saja. Mereka hanya melihat kotoran ayam yang sangat bau dan menjijikan dan itulah yang mereka temukan.

Namun, bagi sebagian orang yang mengarahkan pikiran mereka kepada kebaikan-kebaikan dan manfaatnya, mereka menemukan sesuatu yang luar biasa dan istimewa. Sesuatu yang luar biasa itu tetap dirahasiakan oleh pemiliknya. Kenapa ia rahasiakan? keistimewaan barang itu harus tetap dijaga. Apa istimewanya memiliki kalung mutiara dengan pernak-pernik berlian dan permata jika semua orang memakainya.


 "Mutiara tersembunyi palung laut telah mereka temukan"


Menemukan, melihat, dan mengambil telur yang keluar dari pantat ayam tersebut, itulah yang mereka lakukan, kemudian memanfaatkannya dengan cara memasaknya menjadi telur goreng dan memakannya atau memberikan telur itu kepada tukang roti handal dan dibuatlah sekotak roti yang sangat lezat, dsb maka merekalah yang merasakan nikmat sebutir telur itu.

Seseorang bertanya: "Lalu bagaimana jika itu adalah pantat ayam jantan, bukankah ia tidak bertelur?"

Benar, ayam jantan memang tidak bertelur, tapi bukankah salah satu bahan penyubur tanaman berasal dari bagian belakang binatang. Kotoran itu diolah menjadi makanan bagi tumbuhan yang kelaparan. 

Kotoran ayam sangatlah berguna bagi kehidupan. Salah satunya dapat diolah sebagai pupuk kompos yang dapat kita gunakan untuk menyuburkan tanaman. Tentu saja sayuran segar itu nantinya juga kita yang memakannya. Jika tak memakannya secara langsung, bukankah hewan ternak itu dagingnya menjadi berisi, berkat tanaman-tanaman subur yang dia makan?