Waspada Seketika
Sampaikanlah bahwa perubahan adalah sebuah pintu,
Perjalanan awal menuju sesuatu yang baru.
Air memahami siklus yang berulang,
Bagaimana bisa ia berhenti mencari tempatnya berasal,
Hanya bisa terdiam dan berharap tangan manusia membawanya pulang,
Menjadi ketergantungan, seperti tak ingin menguap-mengalir-dan meresap genangan di aspal.
Sebagaimana mulai rendah tingkat arousal si cendekiawan,
Karena ia mulai menggampangkan solusi pekerjaan instan.
Begitukah, si Jaka Lodhang perlahan juga mulai menua,
Ia mudah terpeleset ketika hujan deras telah mereda.
Lantas siapa yang dapat menjadikannya kembali muda,
Jiwanya mulai membuka medan peperangan,
Jikalau menang menjadi pandai-gesit-lincah-lihai dan tepat.
Sleman, 8-11-24

0 Comments
Posting Komentar