Simpul

Semua mengusahakan cinta itu, aku yakin. Entah untuk skala kecil ataupun cakupan yang lebih luas. Pemberian dari perseorangan, berantai-sampai hingga masing-masing menerima.

Sungguh tuhan maha tahu, siapalah yang kurang bersyukur itu, dan mereka menjadi malu. Itu semua terkumpul menjadi satu, dalam wadah ikatan simpul lepas sederhana, 'kekeluargaan hima'. Mengapa kusebut simpul lepas, karena masing² teramat sangat bisa untuk melepas hubungan-keterikatan itu, yang kumaksud adalah yang ada didalam hati mereka. Tetapi, meskipun mudah dilepas dengan kehendak menarik diri, simpul ini cukup kuat untuk mengumpulkan dan mempertahankan, hingga kami dapat tetap berdiri pada titik demisioner ini.

Simpul manakah yang dapat dilepas oleh pelepasan simbolik, sedangkan kita saling terikat.




Keberlangsungan

Kata orang² hebat, setiap masa ada orangnya. Dan salah satu orang hebat hima berkata, setiap pundak tidak pernah salah mengemban apa yang ada diatasnya. Bermodal secuil keberanian, seribu rasa takut, dan 2 juta harapan, pundak itu menyombongkan dirinya sendiri dan berkata "AKU LEBIH SIAP DARI SIAPAPUN" yakinlah! itu hanyalah sebuah usaha untuk meyakinkan bahwa dirinya MAMPU.

Berbicara soal pundak, pundak bagaikan penyokong, pilar, pondasi, landasan fundamental, yang ditanam dan dibenamkan dengan ketelitian didalam hati setiap insan agar mereka mampu-tetap berdiri tegak dan kokoh dibawah eksistensi serba-serbi bangunan dan tatanan ruang yang tersusun diatas permukaan.

Inilah gedung tertinggi kami, dengan lantai paling atas adalah tempat bersemayamnya visi-misi.

Namun, selanjutnya bukanlah bagian ku, ini adalah giliranmu sekarang, giliran kalian membangun kediaman kalian bersama.

Ingatlah tetangga yang paling dekat, jalinlah kerjasama yang menguntungkan. Dan banyak yang lebih dekat daripada itu, dan lagi-lagi semua dapat-akan menjadi dekat. Asal engkau yakin.

Dan pada Tuhanmulah sebaik-baiknya keyakinan itu.